10 Jul 2010
Masih Banyak yang Harus Dibenahi
Tak terasa saya sudah tiga jam di depan kompi, hanya ngedit blog, buka-buka blog terbaik buat cari inspirasi. Walhasil, inilah tampilan blog saya yang baru. Awalnya nuansa hitam yang kental dengan "keramaian" disana-sini, sekarang nuansa putih yang diperkuat dengan kesederhanaan disetiap sudutnya. Walaupun tema awal "pembangunan" blog ini adalah kesan norak ("marompa"-bugis).
Sedikit kesimpulan malam ini adalah beberapa bahkan banyak bila tak bisa dikatakan hampir semua blog yang baik adalah blog yang tampilannya sederhana namun padat isinya. Cobalah tengok blognya om Wimar Witoelar, ataupun Budi Rahardjo. Melihat blog-blog ini, mata dan pikiran menjadi terbuka, bahwa yang sederhana itu indah, yang penting orisinil.
Unlimited Tri Membingungkan

---Kamu tlh melebihi kuota bulanan, sehingga kecepatan max mjd 64kbps. Utk mendpt tambahan kuota & kecepatan normal, tekan *234#, lalu pilih menu 2. Periode berlangganan paket internet tetap spt semula. Info tarif: www.tri.co.id/broadband---
Itulah bunyi sms yang masuk ke modem saya. Padahal, perasaan saya memakai modem gsm ini baru 5 hari. Dengan bermodalkan kartu perdana tri seharga Rp.5000,- ditambah pulsa voucher tri 20000 seharga Rp.21.000,- saya mulai OL dengan kuota dari tri broadband. Dengan kuota 500MB sebulan seharga Rp.25.000,- saya rasa tidak cukup untuk kebutuhan dunia maya saya, Browsing, Connecting, dan blogging. Pendapat saya, kartu tri boros dan sangat lemot, mungkin pengaruh "murah"nya.
Oh ya, sekedar informasi buat pengguna ataupun calon pengguna tri, setiap hari saya memperoleh informasi via sms:
----Selamat!Layanan Rp555 Anda berlaku.Anda berhak Nelpon sesama
sepuasnya,SMS sesukanya,Internetan Gratis!s/d pk18.00.Stlhnya
tarif murah serba Rp55.Info 200----
padahal saya cuma menggunakan untuk browsing, tidak untuk sms ataupun menelepon...!
ini menandakan bahwa tri tetap memotong pulsa yang tersisa walaupun kita menggunakan paket unlimited.
Hitung-hitungannya begini :
Registrasi unlimited 500MB = Rp.25.000,- plus PPN 10% = Rp.27.500,-
Pemakaian untuk gratis sms = Rp.555,- x 5 hari = Rp.2.775,-
Sehingga total penggunaan untuk internet unlimited 500MB saya dalam 5 hari senilai Rp.30.225,-
Untunglah pihak tri tetap memberikan bonus pengisian pulsa yang hitungannya seperti ini :
Kartu Perdana dengan Pulsa 3000 = Rp.5.000,-
Voucher isi ulang 20000 = Rp.21.000,- dengan bonus pulsa 100% (pulsa jadi 40000)
Jadi dengan uang Rp.26.000,- saya sudah dapat menggunakan paket unlimited tri 500MB seharga Rp.30.225,- sehingga sisa pulsa saya seharusnya sebesar sekira 10000.
Entahlah, heran juga saya karena 2 hari penggunaan tri, pulsa saya bersisa sekitar 7000 (ingat, tanpa sms atau menelepon!!). Ya sudahlah, saya akan coba browsing tanpa kuota, mudah-mudahan pulsa gak jeblok dikuras tri yang tak jelas.
8 Jul 2010
Giovanni van Bronckhorst

"Aku lahir di Rotterdam. Namaku terkadang bikin orang bingung, tapi tak ada darah Italia dalam keluargaku. Ayahku dari Indonesia sementara ibuku orang Maluku," tulis van Bronckhorst dalam situs resminya.
Giovanni Christiaan van Bronckhorst (dipanggil Gio (dibaca "jo", lahir di Rotterdam, Belanda, 5 Mei 1975; umur 35 tahun) adalah seorang pemain sepak bola dari Belanda. Sejak tahun 2003 ia bermain di Feyenoord Rotterdam di Eredivisie. Ia biasanya berposisi sebagai pemain tengah atau pemain bertahan.
Ia memperkuat Belanda pada berbagai turnamen peringkat internasional sejak Piala Dunia FIFA 1998 hingga Piala Dunia FIFA 2010. Pada timnas yang terakhir ini ia dipercaya sebagai kapten.
Bronckhorst adalah salah satu dari beberapa pemain Belanda dalam tim nasional Belanda yang berketurunan Indonesia. Ayah Bronckhorst adalah seorang Indo sementara ibunya berasal dari Saparua, Maluku. Satu hal yang unik, walaupun Gio lahir dan sudah lama menetap di Belanda, ia masih bisa berkomunikasi dengan menggunakan Bahasa Indonesia dengan aksen Indonesia Timur yang kental dan khas, walaupun ia tidak benar-benar menguasai seluruh kosakata yang ada dalam Bahasa Indonesia. Ia mengaku mendapat kemampuan itu dari ibunya yang asli Maluku.
Dia sudah menjadi pemain timnas Belanda sejak 1996. Ia kini mendekati 100 kali membela timnas. Namun ia menyatakan akan pensiun usai Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan.
profil van Bronckhorst klik disini
via detik.com
via goal.com
7 Jul 2010
Antraks yang Melelahkan

Mungkin judul postingan ini agak nyeleneh? Sepertinya judul ini keliru yang mestinya kata Melelahkan diganti dengan Mematikan. Biarlah, semau gue dong, blog blog gue..
Seperti diketahui bersama, tahun 2010 ini Indonesia sedikit dihebohkan dengan pemberitaan munculnya Antraks di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Maros. Antraks muncul di Maros pada akhir Maret 2010 dengan tiga tersangka Antraks pada manusia karena muncul gejala klinis Antraks kulit padanya dengan riwayat kontak daging sapi positif Antraks. Agar lebih dramatis, mari saya perkenalkan sedikit tentang Antraks ini.
Antraks adalah Penyakit Hewan Menular yang bersifat zoonosis, akut menyerang hewan pemamah biak (sapi, kerbau, kambing, domba, babi, dll), burung unta maupunj manusia dan dimasukkan dalam golongan Re-emerging disease. Sejak tahun 1932 penyakit ini dilaporkan sudah endemis pada hewan di 11 Propinsi di Indonesia yaitu di Propinsi Sumatera Barat, Jambi, Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Papua, sedangkan kasus terakhir pada manusia tahun 2007/2008 dilaporkan di enam Propinsi yaitu di Propinsi Jawa Barat (Kabupaten Bekasi, Purwakarta), Jawa Tengah (Kabupaten Boyolali, Desember 2008), NTT (Kabupaten Sumba Barat, Maret 2007), NTB (Sumbawa Besar, Sumbawa Barat, Dompu, Bima), Sulawesi Selatan (Makassar) dan DKI Jakarta (Mei 2008). Sebahagian besar kasus adalah bersifat antraks kulit. Agen penyakit adalah Bacillus Anthracis, gram positif, non motile, dan berspora sedangkan bentuk vegetatif rentan terhadap desinfektan, antiseptik, dan antibiotik.
Cara penularan penyakit Antraks antara lain :
1. Kontak langsung dengan hewan sakit
2. Menghirup spora dari hewan yang sakit, spora antraks yang ada di tanah/rumput dan lingkungan yang tercemar spora antraks maupun bahan-bahan yang berasal dari hewan yang sakit, seperti kulit, daging, tulang, dan darah.
3. Mengkonsumsi daging hewan yang sakit/mati dan produknya karena antraks
4. Pernah dilaporkan melalui gigitan serangga Afrika yang telah memakan bangkai hewan yang tertular kuman Antraks.
5. Penularan dari manusia ke manusia jarang terjadi, tapi kewaspadaan standar tetap diperlukan
Macam Antraks :
- Antraks kulit (kontak langsung dengan hewan/produk hewan yang tercemar spora Antraks)
- Antraks gastrointestinal (akibat memakan daging tercemar, tangan yang tercemar)
- Antraks pulmonal (menghirup spora)
- Meningitis Antraks (penjalaran dari antraks bentuk lain)
1. Kewaspadaan dini menjelang terjadinya pergantian musim dari musim kemarau ke musim penghujan
2. Kebersihan individu dan lingkungan melalui perilaku hidup bersih dan sehat, tidak mengkonsumsi hewan sakit dan tidak membuat barang-barang dari produk hewan yang sakit/mati karena kuman antraks
3. Pencegahan pada reservoir dengan cara pemberian vaksinasi dan pengawasan pemotongan hewan pre dan post mortum.
Jika anda masih kurang ngeri, mungkin sedikit gambaran adalah saat saya menonton televisi semalam, setelah mengganti sekian banyak channel, akhirnya pandangan saya tertuju pada sebuah stasiun tv luar, sebuah film geje, sepintas mengisahkan tentang sebuah kapal perang yang ingin disusupi pihak teroris. Teroris itu menggunakan senjata biologis dalam rencana melumpuhkan kapal perang itu, dan tahukah anda apa bahan dasar senjata biologisnya? SPORA ANTRAKS. begitu luar biasa dampak Antraks ini sampai sangat terkenalnya dan di filmkan.
Jika belum ngeri juga yah sudahlah, tokh saya nulis blog bukan untuk nakut-nakutin. Lanjut. Setelah nonton film (walaupun hanya sekitar 10 menit), keesokan paginya saya dihubungi pihak Dinas Kesehatan Tingkat Propinsi Sulawesi Selatan, memberitahukan bahwa ada (lagi) pihak pusat (subdit zoonosis) yang berkunjung ke Maros hari itu juga yang akan memantau perkembangan Antraks. Oh GOD, koq masalah ini tak ada habisnya? Bukan apanya, maslah Antraks ini sudah sangat panjang dan melelahkan, mulai dari masyarakat umum yang takut mengkonsumsi daging, peternak yang merugi jualannya tak laku, Pemerintah Desa yang habis energinya untuk melayani "tamu", sampai saya sendiri yang kerja "sukarela" untuk itu, maklum dalam APBD tak memiliki anggaran operasional (Syukurlah ada sedikit bantuan tenaga dari APBN.. hehe).
Mengapa Maros dipilih untuk kunjungan ini? tak lain dan tak bukan adalah karena menurut bapak dari pusat (pak Agus namanya), kejadian Antraks terakhir dan satu-satunya di tahun 2010 ini adalah di Kabupaten Maros. Huft. Semoga Antraks tidak terjadi lagi di muka bumi, banyak orang dapat susah karenanya.
Satu yang masih terngiang dalam batin saya adalah kata-kata petugas Puskesmas saat menunggu pak Agus "Aduh, lama-lama kita tidak mati karena Antraks, tapi karena lelah menunggu...." Hehehehe.. bercanda koq pak Agus...
5 Jul 2010
Spesifikasi Nokia N82



Nokia N82 telah menginjak usia sekitar dua setengah tahun(lahir November 2007). Kemunculan pertama kalinya (saat itu) sangat ditunggu-tunggu, saingan sekaligus saudara kandungnya adalah Nokia N95. Namun demikian, banyak orang (termasuk saya) yang mengunggulkan Nokia N82 dibanding Nokia N95. Nokia N82 dengan bentuk batang (candy bar) lebih kelihatan elegan daripada Nokia N95 yang berbentuk sliding dan bongsor.
Adapun spesifikasi Nokia N82 adalah (gsmarena.com):
General
2G Network : GSM 850 / 900 / 1800 / 1900
3G Network : HSDPA 2100
Announced : 2007, November
Status : Available. Released 2007, November
Size
Dimensions : 112 x 50.2 x 17.3 mm, 90 cc
Weight : 114 g
Display
Type : TFT, 16M colors
Size : 240 x 320 pixels, 2.4 inches,
- Accelerometer sensor for auto-rotate
Sound
Alert types : Vibration; Downloadable polyphonic, monophonic, MP3 ringtones
Speakerphone : Yes, with stereo speakers
- 3.5 mm audio jack
Memory
Phonebook : Practically unlimited entries and fields, Photocall
Call records : Detailed, max 30 days
Internal : 100 MB storage, 128 MB RAM
Card slot : microSD, up to 16GB, hot swap, 2 GB card included
Data
GPRS : Class 32, 107 kbps
EDGE : Class 32, 296 kbps; DTM Class 11, 177 kbps
3G : HSDPA
WLAN : Wi-Fi 802.11 b/g, UPnP technology
Bluetooth : Yes, v2.0 with A2DP
Infrared port : No
USB : Yes, v2.0 microUSB
Camera
Primary : 5 MP, 2592 x 1944 pixels, Carl Zeiss optics, autofocus, xenon flash
Video : Yes, VGA@30fps
Secondary : CIF videocall camera
Features
OS : Symbian OS 9.2, S60 rel. 3.1
CPU : Dual ARM 11 332 MHz processor; 3D Graphics HW Accelerator
Messaging : SMS, MMS, Email, Instant Messaging
Browser : WAP 2.0/xHTML, HTML
Radio : Stereo FM radio; Visual radio
Games : Yes, N-gage + downloadable
Colors : Silver, Black
GPS : Yes, with A-GPS support; Nokia Maps
Java : Yes, MIDP 2.0
- MP3/WMA/WAV/RA/AAC/M4A music player
- MP4/H.264/RV/AVC video player
- Document viewer (Word, Excel, PowerPoint, PDF)
- Organizer
- Voice dial/memo
- TV-out
- Push to talk
- T9
Battery
Standard battery, Li-Ion 1050 mAh (BP-6MT)
Stand-by : Up to 225 h (2G) / 216 h (3G)
Talk time : Up to 4 h 20 min (2G) / 3 h 10 min (3G)
Misc
SAR US : 1.16 W/kg (head) 1.20 W/kg (body)
SAR EU : 1.07 W/kg (head)
Price group : [About 220 EUR]
Mari kita bahas satu persatu...
Nokia N82 bersignal 2G (GSM 850/900/1800/1900) sehingga bisa digunakan di daerah manapun dan negara manapun, terkhusus bisa digunakan di daerah pedalaman (tanpa signal 3G). Nokia N82 juga menyematkan teknologi 3G, bahkan hingga 3,5G (sekarang sudah ada HSUPA, malah HSPA). Ini memungkinkan Nokia N82 digunakan berselancar dunia maya dengan cepat (tergantung jaringan operator, sekarang-sekarang ini, signal 3G beberapa operator di daerah padat lebih lemot daripada signal GPRS di daerah sunyi/kampung).


