13 Feb 2012

Daftar Nominasi dan Pemenang Grammy Awards ke-54



Grammy Awards (Penghargaan Grammy, nama asli Gramophone Awards) adalah penghargaan dalam bidang musik yang diberikan oleh National Academy of Recording Arts and Sciences. Grammy Awards adalah salah satu dari empat penghargaan musik terbesar di Amerika Serikat (bersama Billboard Music Awards, American Music Awards, dan Rock and Roll Hall of Fame Induction Ceremony). Grammy Awards dianggap setara dengan Academy Awards(Piala Oscar, penghargaan dalam bidang perfilman). Grammy Awards diadakan setiap tahun di Amerika Serikat, acara bergengsi dunia musik ini menentukan siapa saja penyanyi terbaik dunia tahun sebelumnya. Peraih penghargaan ini memang meraih prestasi dalam bidang musik, minimal penjualan albumnya laris manis, selain terkenal seantero Amerika yang merupakan representasi musik dunia.

Grammy Awards edisi 2011 sudah digelar. Acara bertitel 20011-54th Annual Grammy Awards dilangsungkan di StaplesCenter, Los Angeles. Dengan host LL Cool J, acara ini menampilkan serangkaian penampilan panggung spektakuler musisi papan atas pada hari Minggu (12 Februari 2012) malam waktu Amerika, atau Senin (13 Februari 2012) pagi  tadi. Sederet nama musisi kelas dunia sudah menghiasi nama mereka sebagai pemenang piala bergengsi di dunia musik internasional. Siapa saja mereka? Berikut ini adalah daftar nominasi dan pemenang Grammy Awards ke-54:

Album Of The Year (Album Sepanjang Tahun Ini) :
• 21 — Adele
• WASTING LIGHT — Foo Fighters
• BORN THIS WAY — Lady GaGa
• DOO-WOPS & HOOLIGANS — Bruno Mars
• LOUD — Rihanna
Record Of The Year (Rekaman Sepanjang Tahun Ini) :
• Rolling In The Deep — Adele>>PEMENANG
• Holocene — Bon Iver
• Grenade — Bruno Mars
• The Cave — Mumford & Sons
• Firework — Katy Perry

Best New Artist (Artis Baru Terbaik) :
• The Band Perry
• Bon Iver >>PEMENANG
• J. Cole
Nicki Minaj
• Skrillex

Song Of The Year (Lagu Sepanjang Tahun Ini):
• All Of The Lights — Kanye West
• The Cave — Mumford & Sons
• Grenade — Bruno Mars
• Holocene — Bon Iver
• Rolling In The Deep — Adele>>PEMENANG

Best Pop Solo Performance (Penampilan Solo Pop Terbaik) :
• Someone Like You — Adele>>PEMENANG
• Yoü And I — Lady Gaga
• Grenade — Bruno Mars
• Firework — Katy Perry
• F***in' Perfect — Pink

Best Pop Duo/Group Performance (Penampilan Grup/duo Pop Terbaik):
• Body And Soul — Tony Bennett & Amy Winehouse >>PEMENANG
• Dearest — The Black Keys
Paradise— Coldplay
• Pumped Up Kicks — Foster The People
• Moves Like Jagger — Maroon 5 & Christina Aguilera

Best Dance Recording (Rekaman Tarian Terbaik):
• Raise Your Weapon — Deadmau5 & Greta Svabo Bech
• Barbra Streisand — Duck Sauce
• Sunshine — David Guetta & Avicii
• Call Your Girlfriend — Robyn
• Scary Monsters And Nice Sprites — Skrillex >>PEMENANG
• Save The World — Swedish House Mafia

Best Pop Vocal Album (Vokal Album Pop Terbaik) :
• 21 - Adele>>PEMENANG
• The Lady Killer - Cee Lo Green
• Born This Way - Lady Gaga
• Doo-Wops & Hooligans - Bruno Mars
• Loud - Rihanna

Best Rock Performance (Penampilan Rock Terbaik) :
• Every Teardrop Is A Waterfall — Coldplay
• Down By The Water — The Decemberists
• Walk — Foo Fighters>>PEMENANG
• The Cave — Mumford & Sons
• Lotus Flower — Radiohead

Best Hard Rock/Metal Performance (Penampilan Hard Rock Metal Terbaik) :
• On The Backs Of Angels — Dream Theater
• White Limo — Foo Fighters>>PEMENANG
• Curl Of The Burl — Mastodon
• Public Enemy No. 1 — Megadeth
• Blood In My Eyes — Sum 41

Best Rock Album (Album Rock Terbaik) :
• ROCK 'N' ROLL PARTY HONORING LES PAUL — Jeff Beck
• WASTING LIGHT — Foo Fighters>>PEMENANG
• COME AROUND SUNDOWN — Kings Of Leon
• I'M WITH YOU — Red Hot Chili Peppers
• THE WHOLE LOVE — Wilco

Best Alternative Music Album (Album Alternatif Terbaik)
• BON IVER — Bon Iver >>PEMENANG
• CODES AND KEYS — Death Cab For Cutie
• TORCHES — Foster The People
• CIRCUITAL — My Morning Jacket
• THE KING OF LIMBS — Radiohead

Best Traditional R&B Performance:
• Sometimes I Cry — Eric Benét
• Fool For You — Cee Lo Green & Melanie Fiona >>PEMENANG
• Radio Message — R. Kelly
• Good Man — Raphael Saadiq
• Surrender — Betty Wright & The Roots

Best R&B Album:
• F.A.M.E. — Chris Brown >>PEMENANG
• SECOND CHANCE — El DeBarge
• LOVE LETTER — R. Kelly
• PIECES OF ME — Ledisi
• KELLY — Kelly Price

Best Rap/Sung Collaboration:
• Party — Beyoncé & André 3000
• I'm On One — DJ Khaled, Drake, Rick Ross & Lil Wayne
• I Need A Doctor — Dr. Dre, Eminem & Skylar Grey
• What's My Name? — Rihanna& Drake
• Motivation — Kelly Rowland & Lil Wayne
• All Of The Lights — Kanye West, Rihanna, Kid Cudi & Fergie >>PEMENANG

Best Rap Performance:
• Look At Me Now — Chris Brown, Lil Wayne & Busta Rhymes
• Otis — Jay-Z & Kanye West >>PEMENANG
• The Show Goes On — Lupe Fiasco
• Moment 4 Life — Nicki Minaj& Drake
• Black And Yellow — Wiz Khalifa

Best Country Solo Performance:
• Dirt Road Anthem — Jason Aldean
• I'm Gonna Love You Through It — Martina McBride
• Honey Bee — Blake Shelton
• Mean — Taylor Swift >>PEMENANG
• Mama's Song — Carrie Underwood

Best Country Song:
• Are You Gonna Kiss Me Or Not — Thompson Square
• God Gave Me You — Blake Shelton
• Just Fishin' — Trace Adkins
• Mean — Taylor Swift >>PEMENANG
• Threaten Me With Heaven — Vince Gill
• You And Tequila — Kenny Chesney Featuring Grace Potter

Best AmericanaAlbum:
• EMOTIONAL JUKEBOX — Linda Chorney
• PULL UP SOME DUST AND SIT DOWN — Ry Cooder
• HARD BARGAIN — Emmylou Harris
• RAMBLE AT THE RYMAN — Levon Helm >>PEMENANG
• BLESSED — Lucinda Williams

Best Blues Album:
• LOW COUNTRY BLUES — Gregg Allman
• ROADSIDE ATTRACTIONS — Marcia Ball
• MAN IN MOTION — Warren Haynes
• THE REFLECTION — Keb' Mo'
• REVELATOR — Tedeschi Trucks Band >>PEMENANG

Best Folk Album:
• BARTON HOLLOW — The Civil Wars >>PEMENANG
• I'LL NEVER GET OUT OF THIS WORLD ALIVE — Steve Earle
• HELPLESSNESS BLUES — Fleet Foxes
• UKULELE SONGS — Eddie Vedder
• THE HARROW & THE HARVEST — Gillian Welch

Untuk daftar lengkapnya, silahkan kunjungi website resmi Grammy 

Hanya sedikit dari pemenang Grammy Awards ini yang saya tahu, menandakan saya sudah lama vakum mendengarkan musik dan lagu terbaru yang selalu diputar di radio. Lagu-lagu di playlist hape saya hanya lagu-lagu lawas. Saya tidak pernah mendengar lagu pemenang terbanyak tahun ini, ADELE. Yang saya tahu hanya lagu-lagu dari FOO FIGHTERS ataupun COLDPLAY, itupun lagu lama mereka saja seperti BIG ME nya FF atau YELLOW nya CP. Lagu barunya? Tidak tahu.

Sumber: wikipedia

10 Feb 2012

Daftar Gaji Pegawai Bank Indonesia 2012



Beberapa hari ini tersiar kabar bahwa gaji pegawai Bank Indonesia dinaikkan. Wow.. Gaji sudah tinggi masih dinaikkan. Saya iri? sudah pasti! Gaji saya sebagai PNS begitu-begitu saja. Walaupun gaji PNS tiap tahun naik, tidak berkontribusi besar terhadap peningkatan kekayaan saya. Walaupun gaji naik sekitar 10% per tahun, barang kebutuhan pokok juga ikut terdongkrak naik, bahkan sebelum kenaikan tersebut diterima PNS. Padahal, risiko pekerjaan saya sebagai seorang epidemiolog tergolong tinggi, vis a vis dengan berbagai penyakit menular, agar tidak mewabah. Bandingkan dengan pegawai Bank (Indonesia) yang entah bagaimana risikonya, mungkin kesalahan sedikit saja akan membuat Bank kolaps, bankrut, rakyat menjadi miskin. Iri iyya, dengki? tidaklah, saya hanya bisa protes dari dalam hati.

Membayangkan gaji pegawai Bank Indonesia? saya tak sanggup. Pegawai Bank Swasta atau BUMN saja mengalahkan gaji saya, apalagi pegawai BI yang merupakan Bank nya Bank. Teringat teman saya yang bekerja di Bank Pembangunan Daerah, sebagai karyawan tetap, masih bermimpi suatu saat bisa bekerja di Bank Indonesia.

Menurut berita, semua pegawai Bank Indonesia akhirnya mendapat kenaikan gaji sebesar 3 persen, karena kinerja karyawan BI yang berhasil menaikan perekonomian Indonesia (katanya, walaupun menurut saya perekonomian makro yang tampaknya meningkat, ekonomi mikro Indonesia jalan ditempat). Kenaikan gaji para karyawan BI disebut Cost Of Living Adjustment (COLA). Dalam COLA, kenaikan gaji karyawan BI bisa mencapai 10 persen, jika karyawan bekerja lebih maksimal akan ditambahkan. Jadi kenaikan gaji tersebut diberikan berdasarkan prestasi. Dasarnya 3 persen, tapi kalau kerjanya bagus bisa ditambah 7 persen. 


Berikut data yang dihimpun untuk gaji karyawan BI pada tahun 2011 sebelum mendapat COLA dan setelah mendapat COLA pada tahun 2012 ini. 
  • Gubernur BI Rp 153,9 juta menjadi Rp 158,5 Juta (Naik 5 jutaan)
  • Deputi Gubernur Senior Rp 109,7 juta menjadi Rp 164,6 juta 
  • Deputi Gubernur Rp 96,8 juta menjadi Rp 115,2 juta 
  • Direktur BI Rp 50,2 juta menjadi Rp 72,3 juta 
  • Deputi Direktur BI Rp 36,1 juta menjadi Rp 47,4 juta 
  • Kepala Bagian BI Rp 25,9 menjadi Rp 38,6 juta 
  • Deputi Kepala Bagian BI Rp 18,9 juta hingga 28,9 juta. 
  • Kepala Seksi BI Rp 12,8 juta menjadi Rp 22,9 juta 
  • Staf BI Rp 6,1 juta menjadi Rp 15,3 juta 
  • Pegawai Tata Usaha BI Rp 3,7 juta menjadi Rp 10,9 juta 
  • Pegawai dasar BI Rp 2,7 juta menjadi Rp 5,2 juta.
Dari daftar tersebut,  gaji PNS saya (golongan 3) berada di bawah gaji pegawai dasar BI. Melihat ini, pantas saja banyak berlomba-lomba menjadi Deputi Gubernur Senior BI. Kalau pegawai BI masih korupsi? Keterlaluan!!! Mudah-mudahan iman saya kuat untuk tidak korupsi (apa juga yang mau di korupsi? tidak ada!)

Mau gaji selangit? Jadilah pegawai Bank Indonesia

Gambar: Tampak depan gedung Bank Indonesia di Makassar.

7 Feb 2012

Kebijakan Tunggal di Google, Apa Itu?

 

Ada hal yang cukup mengganggu saat saya membuka googlemaps hari ini. Di bagian atas peta, ada kalimat berupa link : Kami mengubah kebijakan privasi dan ketentuan. Mohon dibaca karena ini penting. Pelajari lebih lanjut (ATAU) Singkirkan. Karena dibilang “penting”, saya ke link tersebut dan muncullah artikel yang intinya google mulai menerapkan kebijakan akun tunggal.

Kebijakan akun tunggal sampai hari ini masih terjadi perdebatan oleh penggunanya soal perlu atau tidak penerapannya. Yang paling “mengganggu” adalah ketakutan beberapa pihak jika suatu saat data pengguna dijual oleh google ke pihak lain. Berikut ini artikel tersebut dalam Bahasa.

Kebijakan tunggal di Google, Apa Itu?

Kami (untuk selanjutnya saya bahasakan "Google"), meniadakan lebih dari 60 kebijakan privasi yang berbeda di seluruh Google dan menggantinya dengan kebijakan tunggal yang jauh lebih singkat dan mudah dibaca. Kebijakan baru ini meliputi beberapa produk dan fitur, yang mencerminkan hasrat Google untuk membuat satu pengalaman indah yang intuitif dan sederhana di seluruh Google. 

Hal ini sangat penting, jadi luangkan waktu untuk membaca Kebijakan Privasi dan Persyaratan Layanan Google yang diperbarui sekarang. Perubahan ini akan diterapkan pada 1 Maret 2012. 


Lebih mudah dipakai 

Kebijakan baru ini mencerminkan hasrat Google untuk menciptakan pengalaman produk yang mudah digunakan saat dibutuhkan. Entah itu membaca email yang mengingatkan rapat reuni keluarga atau menemukan video favorit yang ingin dibagikan, Google ingin memastikan bahwa Anda dapat berpindah dengan mudah antara Gmail, Kalender, Penelusuran, YouTube, atau apa pun yang sedang dibutuhkan. 



Khusus untuk Anda 

Jika Anda masuk ke Google, Google dapat melakukan hal seperti menyarankan kueri penelusuran – atau menyesuaikan hasil penelusuran Anda – berdasarkan minat yang telah Anda tunjukkan di Google+, Gmail, dan YouTube. Kami akan memahami lebih baik tentang versi Pink atau Jaguar mana yang Anda telusuri dan memberikan hasil tersebut dengan lebih cepat. 

Berbagi dan kolaborasi jadi gampang 

Saat mengeposkan atau membuat dokumen daring, Anda sering kali ingin orang lain melihatnya dan berkontribusi. Dengan mengingat informasi data kenalan orang yang ingin Anda ajak berbagi, Google mempermudah Anda untuk berbagi di semua produk maupun layanan Google dengan sedikit klik dan galat. 

Perlindungan privasi Anda tetap sama 

Tujuan Google adalah memberikan transparansi dan pilihan sebanyak mungkin kepada Anda, melalui produk seperti Google Dasbor dan Pengelola Preferensi Iklan, serta alat lainnya. Prinsip privasi Google tidak berubah. Selain itu Google tidak akan pernah menjual informasi pribadi Anda atau membagikannya tanpa seizin Anda (kecuali dalam keadaan yang jarang terjadi seperti permintaan hukum yang valid). 



Ada pertanyaan? 

Google punya jawabannya. Kunjungi FAQ Google untuk membaca selengkapnya tentang perubahan. (Siapa tahu Anda selaku pengguna memang bertanya-tanya.) 

Pemberitahuan perubahan 1 Maret 2012 adalah tanggal penerapan Kebijakan Privasi dan Persyaratan Layanan Google. Jika Anda memilih tetap menggunakan Google setelah perubahan terjadi, berarti Kebijakan Privasi dan Persyaratan Layanan yang barulah yang berlaku. 

Jadi? intinya, jika anda punya banyak akun yang semuanya adalah layanan Google, mulai 1 Maret 2012 akan dijadikan satu akun saja, Akun Google Anda.

11 Jan 2012

Wisata Perjalanan Keluarga di Sidoarjo dan Sampang

Awal tahun 2012, saya dan keluarga (istri dan mertua) berwisata perjalanan keluarga ke Sidoarjo dan Sampang. Yang saya maksud wisata keluarga disini adalah berkunjung dan bersilaturahmi ke rumah keluarga, bukannya tempat wisata yang cocok buat keluarga.  Keluarga istri (mbah dan saudara ayah mertua saya) di Sidoarjo menyambut kami dengan sangat hangat. Berikut ini kisah perjalanan saya.

Hari pertama diisi dengan istirahat, maklumlah kami berangkat dari rumah di Makassar subuh hari dan tiba di Desa Ngaban pada pagi hari. Siangnya mencoba makanan khas Tanggulangin dari kerang kecil yang hidup di muara sungai, Kupang. Kupang Lumayan enak, bercita rasa manis, lebih enak lagi bila ditambah petis. Malamnya ada acara kumpul keluarga, menikmati malam tahun baru dengan sate ayam, jagung bakar dan hujan. 

Hari kedua, jalan-jalan ke pusat grosir tas dan sepatu kulit khas tanggulangin di daerah geden, sorenya makan rujak cingur super pedas. 

Hari ketiga ke tempat wisata lumpur Lapindo dengan motor. 

Hari keempat ke toko elektronik Hartono Sidoarjo. 

Hari kelima, berkunjung ke Sampang Madura, lewat jembatan Suramadu. Menyempatkan diri ke Pantai Camplong dan mencoba kuliner khas Sampang, Kaldu. Kaldu disini berupa daging, tulang dan lemak yang dicampur dengan bumbu khusus dan kacang hijau. Kalau di makassar serupa Konro, namun konro tidak mempunyai banyak lemak dan kacang hijau. Kami tidak menginap di Sampang. 

Hari keenam, keliling kota Sidoarjo mencari oleh-oleh buat keluarga dan kerabat di Makassar. Sempat ke Hypermart (yang baru dibuka), toko kain Bima, toko perlengkapan bayi Joshua, dan makan bakso di pinggir jalan Tanggulangin. 

Hari ketujuh, siap-siap kembali ke Makassar. Tiba di Makassar pukul 9 malam waktu setempat. 

Soal Bahasa Jawa 

Bahasa jawa itu mirip-mirip kosakatanya. Degan, Gedang, dan Geden adalah contohnya. Degan adalah kelapa, Gedang adalah pisang, dan Degen adalah tempat grosir sepatu dan tas kulit di daerah Sidoarjo. Awal datang ke Sidoarjo, saya diminta tolong istri membelikan es degan di pasar. Pikir saya, es degan itu semacam es campur buah-buahan seperti es teler di Makassar tapi khas daerah Sidoarjo. Saya pun memesan es yang dimaksud di sebuah kios. Sang penjual kemudian membelah sebuah kelapa, mungkin kelapa adalah campuran es degan, pikir saya. Setelah selesai, sang penjual memasukkannya ke bungkusan plastik kemudian langsung menyerahkannya kepada saya. Saya membatin, jangan sampai saya dibodoh-bodohi oleh si penjual. Namun, dengan pede saya menyerahkan pesanan yang dimaksud pada istri dan bertanya, "es degan itu apa? Kelapa yah?“, sambil tertawa istri saya menjawab "Iya kelapa, memang kenapa?“. Hoalaah, ternyata es degan itu es kelapa. 

Selanjutnya, setelah mendengar dengan seksama disertai analisis mendalam, akhirnya saya tahu secara otodidak bahwa bahasa jawa dari pisang adalah gedang. Sulit saya analisis karena kadang masih tertukar dengan degan (kelapa). Sempat tertukar juga dengan Geden. Geden adalah adalah tempat grosir sepatu dan tas kulit di daerah Sidoarjo. Jalan ke geden terletak di depan pasar Desa Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, kabupaten Sidoarjo. Tas dan sepatu bahan kulit asli di jual dengan harga miring didaerah degen karena kebanyakan di produksi sendiri oleh penjualnya. Di sisi-sisi jalan bertebaran pembuat tas, jaket, atau sepatu kulit selain tukang permaknya. Terima kasih buat papa (mertua saya) yang membelikan sebuah tas kulit. 

Bahasa ibu saya adalah bahasa bugis, sehingga bahasa jawa terdengar asing di telinga saya. Namun dengan sekuat tenaga saya harus tahu bahasa jawa apalagi bila sedang berada di tanah jawa, takut dijual oleh istri saya. Setelah berada di Sidoarjo beberapa hari, menurut saya, bahasa jawa itu mudah dimengerti namun harus secara seksama mendengar penuturan bahasa jawa, salah sedikit pasti akan salah persepsi. 

Menurut istri, bahasa jawa itu kebanyakan huruf D nya, makanya lidah orang jawa biasa dikatakan Medhok, atau menurut saya (medhok) adalah menggunakan huruf D secara berlebihan. 

Kreatifnya orang jawa 

Menurut saya, orang jawa itu kreatif dan inovatif. Contohnya, saya takjub dengan usaha pembuatan keripik disini. Kulit sapi dapat dijadikan kerupuk rambak, nangka yang notabene buah-buahan dibuat keripik. Cakar ayam pun demikian, dibuat kerupuk ceker ayam yang jika di Makassar, cakar ayam tidak diolah lagi dan langsung dibuang. 

Kesimpulannya? Indonesia sangat luas dan indah, wisata ke Jawa Timur kali ini meninggalkan kesan yang sangat baik. Semoga dapat kembali ke sini di lain kesempatan.

1 Jan 2012

Catatan Kecil Akhir Tahun



Selamat tinggal 2011, selamat datang 2012. Lantas apa yang telah saya capai di tahun 2011 ini? dengan sangat yakin akan saya jawab MENIKAH. Ya, itulah momen paling spesial tahun ini. Lantas pencapaian apa kira-kira tahun depan? Saya hanya bisa merencanakan,  merencanakan ini itu bersama istri tersayang, namun atas kuasa Tuhanlah semuanya bisa terjadi. Hanya Tuhan yang tahu bagaimana saya di 2012 nanti, tapi semoga semua baik-baik saja, dan semoga Tuhan mempunyai selera humor yang baik. 

Mencatat mengenai sejarah saya tahun ini, saya jadi teringat momen-momen spesial tiap tahunnya. Bukannya narsis, namun saya hanya ingin mencatatnya. Berikut ini, momen-momen spesial tiap tahunnya yang saya masih ingat.


2011 : Menikah 
2010 : Naik Pangkat (penyesuaian ijazah) 
2009 : Pindah Tempat Tugas 
2008 : 
2007 : Mengenal calon istri 
2006 : Terhindar dari Mati, Kerja tetap (PNS)
2005 : Lulus kuliah 
2004 : HMI 
2003 : 
2002 : 
2001 : Lulus SMA, diterima kuliah di PTN 
2000 : 
1999 : 
1998 : Lulus SMP, diterima di SMA Favorit 
1997 :
1996 :
1995 : Lulus SD, diterima di SMP Favorit
1994 :
1993 :
1992 :
1991 :
1990 : Pindah ke Makassar
1989 : Masuk SD
1988 : Masuk TK
1987 :
1986 :
1985 :
1984 :
1983 :
1982 : Lahir
1981 : Ayah menikahi Ibu
1980 : Perkenalan Ayah dan Ibu


Kata bung Karno, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Kata saya, catatlah setiap sejarahmu agar engkau dapat mengabadi. Semangat 2012, semangat ngeblog.

15 Des 2011

Profil dan Biografi Singkat Pimpinan KPK 2011



Telah terpilih empat pimpinan KPK hasil seleksi (tepatnya voting) dari anggota Komisi III DPR-RI beberapa waktu yang lalu yang disaring dari panitia pemilihan pimpinan KPK. Telah terpilih juga ketua KPK yang baru, Abraham Samad, menyisihkan empat pimpinan KPK terpilih lainnya, yakni Bambang Widjajanto, Adnan Pandu Praja, dan Zulkarnain, serta Ketua KPK Jilid II, Busyro Muqqodas. Banyak yang kecewa dengan hasil ini namun lebih banyak yang menaruh harapan semoga KPK yang baru mampu memberangus korupsi di negeri ini. 

Sebagai orang awam yang buta politik, saya tertarik mengetahui profil kelima pimpinan KPK ini (4 yang baru, 1 yang lama). Dari profil singkat ini sedikit saya mengkhayal bagaimana masa lalu para pimpinan KPK ini, mungkin ada beberapa berkarir gemilang? Berikut ini adalah Profil dan Biografi Singkat Pimpinan KPK Jilid III. 


Abraham Samad 

Abraham Samad (AS) lahir di Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966 (44 th), menyelesaikan jenjang pendidikan hukum dari Strata 1 hingga Strata 3 di Universitas Hasanuddin. Di Unhas, ia meraih gelar doktor pada 2010. Sebelum mencalonkan diri jadi pimpinan KPK, DR. Abraham Samad, SH, MH. berkarir sebagai advokat. 

AS termasuk pengacara dengan latar belakang LSM, dia adalah seorang penggagas sekaligus Koordinator ACC (Anti Corruption Committee) di Sulsel. Di LSM itu, AS sangat fokus dalam mendorong terciptanya sistem pemerintahan yang baik serta sistem pelayanan publik yang maksimal dengan sasaran pemberantasan korupsi. Kini, AS menyandang status baru sebagai Ketua KPK periode 2011-2014. Beban berat dan harapan seluruh rakyat Indonesia ada di pundaknya. 

Bambang Widjojanto 

Bambang Widjojanto (BW) lahir di Jakarta, DKI Jakarta, 18 Oktober 1959 adalah seorang advokat. BW menyelesaikan studi di Universitas Jayabaya. Di awal kariernya, BW banyak bergabung dengan lembaga bantuan hukum (LBH), seperti LBH Jakarta, LBH Jayapura (1986-1993), dan Yayasan LBH Indonesia menggantikan Adnan Buyung Nasution menjadi Dewan Pengurus Yayasan LBH Indonesia (1995-2000). BW juga merupakan salah satu pendiri Konsorsium Reformasi Hukum Nasional (KRHN), Kontras, dan Indonesian Corruption Watch (ICW). Karena ketekunannya di bidang hak azasi manusia, ia memperoleh penghargaan Kennedy Human Rights Award tahun 1993. Pada tahun 2001, BW menempuh program postgraduate di School of Oriental and Africand Studies, London University. Tahun 2002 menjadi konsultan anti KKN di Partnership of Governance Reform. 

BW juga pernah menjadi panitia seleksi calon hakim ad hoc tindak pidana korupsi (Surat Keputusan Mahkamah Agung Nomor 154/2009). Saat ini, ia mengajar Fakultas Hukum Universitas Trisakti, dan menjadi pengacara/Tim Penasehat Hukum KPK. Pengalaman Khusus Pencegahan dan atau Pemberantasan Korupsi, BW sempat menjadi anggota Gerakan Anti Korupsi (Garansi), anggota Koalisi untuk Pembentukan UU Mahkamah Konstitusi Ia juga pernah menjadi anggota Tim Gugatan Judicial Review untuk kasus Release and Discharge, dan anggota Tim Pembentukan Regulasi Panitia Pengawas Pemilu (Panwas Pemilu). 

Adnan Pandu Praja 

Adnan Pandu Praja (APP) lahir di Jakarta, 14 Januari 1960. Sebelum maju menjadi kandidat pimpinan KPK, ia menjadi anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Warga Depok, Jawa Barat ini, lulusan sarjana hukum Universitas Indonesia tahun 1987. APP meraih gelar Master of Law di University of Technology, Sydney Australia tahun 2004. APP tercatat sebagai anggota Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) sejak 1992. Dia juga pernah menjabat Wakil Sekretaris Umum Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM) (1997-2002). Selain itu APP juga merupakan anggota Tetap dan Peserta Aktif Kelompok Kerja (POKJA) Reformasi Polri yang dibentuk oleh Polri dan Partnership for Governance Reform in Indonesia/UNDP (2000-2003). 

Pendidikan APP adalah S1 Sarjana Hukum Universitas Indonesia (1987), Spesialisasi Notrait Notrait dan Pertanahan (Sp.N) Universitas Indonesia (1996), Master of Law (LL.M) University of Technology, Sydney Australia (2004). Sehingga gelarnya adalah Adnan Pandu Praja, SH, Sp.N, LLM, 

Karier APP adalah sebagai Advokat Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) sejak 1992, Advokat, Warens Partners Law Firm (1995-2005), Anggota Kompolnas selama dua periode (2006-2011). Aktivitas lainnya adalah Editorial Jurnal Hukum dan Pembangunan Fakultas Hukum Universitas Indonesia (1985-1987), Wakil Sekretaris Umum Himpunan Konsultan Hukum Pasar Modal (HKHPM)(1997-2002), Anggota Tetap dan Peserta Aktif Kelompok Kerja (POKJA) Reformasi Polri yang dibentuk oleh Polri dan Partnership for Governance Reform in Indonesia/UNDP (2000-2003), Redaktur Ahli Jurnal Studi Kepolisian, PTIK (2003), Indonesian Student Association for International Studies (ISAFIS) (1985), Indonesian Police Watch (Polwatch) (1999), Yayasan Nurani Dunia, Yayasan Dunia Merdeka, dan Koordinator Koalisi LSM dalam rangka Sosialisasi RUU Polri pada Partnership for Governance Reform in Indonesia (UNDP) (2001). 

Zulkarnain 

Zulkarnain (ZUL) lahir di Lubuk Basung, Sumatera Barat 1 Desember 1951. ZUL adalah seorang sarjana hukum lulusan Universitas Sumatera Utara tahun 1977 dan Magister Hukum IBLAM Jakarta 2004. Jaksa Zulkarnain mengawali karier sebagai Kasubsi Penyidikan Kejari Meulaboh (1980), kemudian Kasubsi Penyidikan Kejari Sibolga Kejati Sumut (1983) dan Jaksa fungsional pada Kejari Sibolga Kejati Sumut. Kariernya terus meroket menjadi Kasubag Pembinaan (1987), Kasie Tindak Pidana Khusus (1991), Kepala Kejaksaan Negeri Pare-pare Sulsel (1996), Asisten Intelijen Kejati Papua (1999) dan Kepala Kejaksaan Negeri Batam (2002). Asisten Bidang Intelijen Kejati Jawa Tengah (2003), Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh (2006), Direktur Penuntutan Kejaksaan Agung (2006), Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimatan Selatan (2007), Kepala Kejaksaan Tingi Jawa Timur (2008), Sekretaris JAM Intelijen Kejaksaan Agung (2009) dan Staf Ahli Jaksa Agung (2010- Sekarang).

Busyro Muqoddas 

Busyro Muqoddas (BM) lahir di Yogyakarta, 17 Juli 1952 adalah ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Indonesia (Jilid II) Menggantikan Ketua KPK Antasari Azhar. Sebelum di KPK, Busyro merupakan ketua merangkap anggota Komisi Yudisial RI periode 2005-2010. M. Busyro Muqoddas, S.H, M.Hum lulus Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia Yogyakarta tahun 1977. Ia pernah menjadi anggota Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Islam Indonesia (MPM UII). 

Busyro Muqoddas mengawali karier di bidang hukum pada tahun 1983 sebagai Direktur Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Ia pernah menjabat sebagai Pembantu Dekan III Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (1986-1988), dilanjutkan sebagai Pembantu Dekan I Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia hingga tahun 1990. Gelar Magister Hukum diperoleh dari Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada tahun 1995. Pada tahun 1995-1998 ia menjabat sebagai Ketua Pusdiklat dan LKBH Laboratorium Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia. Bapak dari tiga anak ini pernah mengikuti Pelatihan Investigasi Pelanggaran HAM Berat (2004) dan peserta pra-pelatihan internasional dalam bidang Human Rights, Conflict Transformation and Peace Promotion in Norwegia yang diselenggarakan oleh Dirjen Perlindungan HAM, Departemen Hukum dan HAM RI bersama dengan Institute of Human Rights, University of Oslo Norwegia, di Bogor (2004). Busyro yang memiliki hobi membaca buku dan olahraga, pada 2008 meraih penghargaan Bung Hatta Anti Corruption Award (BHACA). 

Beberapa hari lagi, Busyro Muqoddas tidak akan menjabat lagi sebagai ketua KPK, namun tetap menjadi pimpinan KPK hingga 2014. 

Bagaimana menurut anda? Karir yang cemerlang bukan? Semoga karir mereka makin melejit jika tanpa pandang bulu memberangus korupsi di negeri ini. Bahkan, ada yang menerawang, Abraham Samad bakal kuat jadi calon presiden di 2014 jika mampu memimpin KPK ke arah yang lebih baik. Kami rakyat Indonesia menanti kiprahmu, wahai putra-putra terbaik bangsa.

---Dari berbagai sumber---
Gambar dijiplak dari foto.detik.com, kemudian diedit seadanya

14 Des 2011

logo inisial namaku



Siapakah sang pemilik domain muhammadyasir[dot]com? Yang jelas dia telah memupus ambisiku memiliki domain atas namaku sendiri. Aku akhirnya rela memilih yaszero[dot]com untuk nama blogku. Setelah berselancar di muhammadyasir.com, sedikit gambaran mungkinkah ia seorang desainer? Logo desain inisial namaku terpampang jelas disana, MY. Ataukah ia seorang master IT? Entahlah. Namun, tanpa izin kucopas saja desain logonya, ciamik. Terima kasih atas desainnya, nama kita sama walaupun berada di tempat berbeda.
Published with Blogger-droid v1.7.4

12 Des 2011

Westerling pun Tersenyum


Setiap tanggal 11 Desember diperingati sebagai Hari Korban 40 ribu jiwa, Minggu 11 Desember 2011 kemarin suasana hening dan doa untuk korban 40 ribu jiwa dalam peringatan korban 40 ribu jiwa. Setiap tahun peristiwa ini diperingati dengan upacara yang bersifat rutin saja, tanpa menghayati bagaimana sejarah terjadi peristiwa tersebut. Ini bukan masalah jumlah lagi, tapi ini sebuah pengorbanan luar biasa yang dilakukan para pejuang. Para pejuang mengusulkan tanggal 11 Desember diperingati sebagai hari perlawanan rakyat.

Aksi pembantaian oleh pasukan KNIL Belanda terhadap ribuan penduduk Sulsel pada periode 1946-1947, tentu sulit untuk dilupakan. Tragedi kemanusiaan yang dikenang dengan korban 40.000 ribu jiwa ini dipimpin seorang opsir Baret Hijau utusan Pemerintah Belanda, Westerling. Tanggal ll Desember sebetulnya adalah hari dinyatakannya keadaan Darurat Perang di beberapa daerah termasuk Afdeling Parepare. Pada hari itulah yang menjadi dasar beraksinya Kapten Raymon Westerling. Aksi penembakan tidak berhenti dan terjadi hampir diseluruh daerah Sulawesi Selatan. Mereka yang gugur, kita sebut sebagai korban 40,000 jiwa akibat kekejaman penjajah Belanda yang dilakukan oleh Special Troopen pimpinan Kapten Raymon Paul Piere Westerling.

Berapa rakyat Sulsel yang dibantai Westerling ? Jumlahnya diyakini tidak sampai 40 ribu jiwa, seperti yang dikenal selama ini. Angka 40 ribu jiwa itu pertama keluar dari Mulut Qahar Muzakkar sebagai bahasa politis untuk menggambarkan bahwa di Sulsel telah banyak rakyat yang dibantai Westerling. Jumlah rakyat sulsel yang tewas di tangan Westerling "hanya" sekitar 1.700 jiwa, paling banyak tiga ribuan orang. Westerling sendiri mengatakan “Tanyakan kepada Pak Sarwo Edhie Wibowo, berapa banyak orang yang bisa dibunuh oleh pasukan khusus. Seingat saya 463 orang.”. Meski demikian, masalah jumlah tidak perlu diperdebatkan, yang pasti perbuatan Westerling merupakan tragedi kemanusiaan yang sudah masuk dalam kejahatan perang. Anehnya, Westerling bukannya mendapat hukuman, malah disambut dengan pesta kemenangan oleh pemerintah Belanda bagaikan pahlawan.

Yang menyakitkan lagi bagi para keluarga korban kejahatan Westerling di Makassar karena belum lama ini muncul pemberitaan bahwa para keluarga korban pembantaian di Rawa Gede Jawa Barat yang jumlahnya "hanya" tujuh orang telah mendapat pengakuan dan kompensasi dari pemerintah Belanda, sementara keluarga korban di Sulsel yang jumlahnya ribuan orang tidak mendapat pengakuan dari Belanda sebagai sebuah aksi kejahatan perang.

Pada 26 November 1987, umur 68 tahun di Purmerend, Belanda, Westerling meninggal dunia, mati dengan tenang tanpa pengadilan sebagai penjahat perang. Di kematiannya, Westerling pun tersenyum, tersenyum penuh kemenangan.

Sejarah dan Latar Belakang Tragedi Korban 40.000 Jiwa

Dari beberapa buku sejarah yang memuat tragedi korban 40 ribu jiwa, seperti "Andi Makkasau Menakar Harga Korban 40 Ribu Jiwa", menyebutkan. Penjajah Belanda khawatir akan kehilangan daerah jajahan di Indonesia akibat perkembangan diplomasi politik dan militer di Jawa , setelah Indonesia memproklamsikan kemerdekaan pada tanggal 17 Agustus l945. Belanda pun menyusun strategi untuk memecah kesatuan Indonesia dengan menerapkan negara-negara boneka yang bernaung di bawa Republik Indonesia Serikat (RIS). Untuk Indonesia bagian timur, dibentuk Negara Indonesia Timur (NIT), di Jawa Barata ada Negara Pasundan, dan lain-lain. Usaha tersebut dimulai dengan mengadakan konferensi di Malino 16 Juli l946 yang dihadiri oleh utusan negara-negara boneka Belanda. Pada tanggal 24 Desember l946, Makassar diresmikan sebagai markas ibukota NIT.

Akhirnya Belanda membentuk Comanding Officer NICA (CONICA) disetiap daerah untuk tetap menguasai daerah jajahannya. Namun usaha Penjajah tersebut mulai mendapat perlawanan dari raja-raja diaerah Sulsel (termasuk Sulawesi Barat sebelum mekar), Raja Bone Andi Mappanyuki mulai menentang pembentukan CONICA dengan meninggalkan Bone bersama anaknya Andi Pangeran Petta Rani yang akhirnya tertangkap oleh NICA.

Sam Ratulangi dan Lanto Daeng Pasewang yang dipersiapkan untuk membentuk pemerintah daerah di Sulawesi-Selatan setelah pulang menghadiri Pertemuan PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) juga ditangkap dan diasingkan ke Serui.

Belanda mulai memperalat apa yang disebut “Dewan Hadat Sulawesi Selatan”, dibuatlah seolah-olah rakyat Sulsel meminta perlindungan keamanan kepada Pax. Nedherlandica untuk membasmi aksi–aksi perlawanan pejuang dan rakyat Indonesia yang dianggap ilegal ini. Dengan konsiderasi Dewan Hadat tersebut, keluarlah keputusan yang menyatakan afdeling Makassar, Bonthain, Parepare, Mandar dan gemeete Makassar dalam keadaan perang dan darurat perang (staat van oorlog en beleg) pada tanggal 11 Desemebr l946.

Belanda memulai agresi militernya "stand–recht" perintah tembak ditempat tanpa proses bagi mereka yang di sebut sebagai "bandit, penjahat, extrimis, pemeras, terroris, perampok, pemeras, anarkis, orang-orang memiliki senjata secara tidak sah, mereka yang membantu menyembunyikan kriminal".

Untuk menimbulkan “shock therapie” bagi pejuang kemerdekaan di daerah ini, didatangkanlah pasukan istimewa KNIL (para troopen) dipimpin oleh Kapten Raymond Paul Piere Westerling yang pada waktu itu masih berusia 27 tahun, dengan beranggotakan 123 orang.

Aksi Perlawanan di Parepare

Di Parepare, dengan dipelopori Andi Makkasau (Datu Suppa Toa) dan Andi Abdullah Bau Massepe (Datu Suppa Lolo), sudah membentuk Badan Persiapan Republik Indonesia (BPRI) untuk mendirikan pemerintahan Indonesia yang merdeka di afdeling Parepare. Andi Makkasau bersama pengikutnya mulai melakukan penentangan kepada penjajahan Belanda dengan mempersiapkan pasukan perlawanan. Bersama golongan pemuda melakukan perlawanan gerilya dan sabotase dalam kota untuk menunjukkan eksistensi adanya negara dan pemerintahan Indonesia.

Perlawanan sengit mulai diperlihatkan di Parapere, pemuda Arifin Nummang, A Mannaungi dan kawan-kawan melempari granat tangsi Belanda, menembak patroli secara sembunyi-sembunyi. Oleh Belanda gerakan Inilah antara lain di anggap semacam teroris dan ekstrimis, penjahat-penjahat atau kriminal karena bertindak untuk membinasakan pasukan-pasukan penjajahan yang dianggapnya “sah” memerintah rakyat Indonesia.

Beberapa tokoh dan pemuda BPRI di Parepare kemudian ditahan antara lain A.J.Jusuf Binol, Abd. Hamid Saleh, Usman Isa, Makkarumpa Daeng Parani, A. Abubakar, La Halide, A.Mappatola, Muh,Jasim, Haddaseng, Jalangkara, Tahir Djamalu, La Cara, Mustakim, A. Sinta, A. Isa, La Sita, juga telah ditangkap sebelumnya kemlompok pemuda A.Rahim Manji, Mansyur Munastan, S.Mon, Ajuba, Abd.Waris, Abdullah Keppang, Yunus Hasnawi, Zainuddin Zaini.

A. Abdullah Bau Massepe ditangkap dan dibawah ke Makassar, kemudian dikembalikan ke Pinrang untuk diperiksa. A. Makkasau pun ikut tertangkap, tetapi atas permintaan mertuanya A. Tjalo yang menjadi Arung Mallusetasi ketika itu, ia ditahan di rumah mertunya dengan janji untuk diberi penyadaran dan diinsafkan.

Penahanan beberapa tokoh dan pemuda di Parepare dan sekitarnya, tidak mengendurkan perlawanan para pejuang dan pemuda-pemuda. Beberapa pemuda menyebrerang ke Jawa melalui beberapa titik pemberangkatan seperti Suppa. Perlawanan pasukan-pasukan di Sawitto yang dipimpin A.Selle makin gencar, demikian pula pelawanan pasukan A.Cammi yang membawa nama Lasykar Ganggawa di daerah Sidrap dan berpusat di Carawali mengadakan penghadangan dan menyerbu tangsi Belanda di Rappang.

Perlawanan gencar seperti inilah yang semakin menakutkan pemerintahan penjajah Belanda . Pada tanggal 14 Januari l947 , militer Belanda dipimpin oleh Onder Luitenant Vermeulen menggiring 23 orang pejuang yang sedang di tahan di markas MP (sekarang Asrama CPM) Parepare, dibawah berjalan ke terminal (kini Tugu Korban 40.000). Mereka itu Makkarumpa Daeng Parani, A.Isa, A.Sinta, Abdul Rasyid, La Nummang, Muh.Kurdi,Abd. Muthalib, Lasiming, Paung Side, La Sibali, Oyo, LA Sube,A.Mappatola, A.Pamusureng, Abubakar Caco,A.Etong, Bachrong,H.A. Abubakar, Osman Salengke (Syamsul Bachri) ,La Upe, La Buddu, La Side, Haruna.

Mereka dijajarkan kemudian di ditembak. Salah seorang perempuan yang sedianya akan turut ditembak Hasnah Nu’mang akhirnya dikeluarkan dari barisan. 23 korban penembakan diangkut dengan truk sebagai syuhada, tanpa dimandikan dan dikafani , dikebumikan bersama dalam satu lobang di pekuburan La Berru ( sekarang Taman Makam Kesuma) Parepare.

Tidak berselang berapa lama, Pebruari l947 A. Abdullah Bau Massepe juga dieksekusi, menyusul pada bulan yang sama A.Makkasau di tenggelamkan di perairan Marabombang Suppa. Kemudian pada tahun l950 kerangkanya dipindahkan ke Makam Pahlawan Paccakke Parepare. Seperti diketahui, Abdulah Bau Massepe dalam Konprensi Pacceke di Kabupaten Barru 20 Januari l947 dalam rangka pembentukan Divisi Hasanuddin, Tentara Republik Indonesia (TRI) di Sulawesi-Selatan, telah diangkat menjadi Panglima Divisi berdasarkan mandat Panglima Besar TRI Jenderal Sudirman.

Mandat ini dibawa oleh ekspedisi TRI dari Jawa yang dipimpin oleh Kapten A.Mattalatta, didampingi Kapten M.Saleh Lahade, Letnan Satu A.Oddang, Letnan Satu A.Sapada. Karena A.Abdullah Bau Massepe dalam tahanan Belanda di Pinrang, maka pelantikan dilakukan secara in absensia. Divisi Hasanuddin membawahi tiga resimen . Konprensi ini, dihadiri antara lain utusan kelasykaran dari seluruh Sulawesi-Selatan. Hadir mewakili Lasjkar Ganggawa dari Parepare dan sekitarnya adalah A.Mannaungi, Lantja Rachmansyah.

Mereka kemudian juga diberi pangkat Kapten. Adapun Kapten A. Muh. Sirpin yang juga melakukan pendaratan dari Jawa, tidak bisa hadir pada acara pelantikan ini, karena telah gugur melawan pasukan Belanda di Salossoe. Nama A.M.Sirpin kemudian diabadikan oleh Letnan satu A.Sapada menjadi nama perguruan tinggi yang kita kenal sebagai AMSIR. Singkatan dari Andi Muhammad Sirpin. Demikianlah, jika A.Abdullah Bau Massepe tidak segera dibinasakan, maka ia akan memimpin tiga resimen perlawanan di Sulawesi-Selatan, karena itu Belanda tidak ingin mengambil resiko.

Hari penembakan korban 40.000 di Parepare tepatnya tanggal 14 Januari l947. Tak hanya di Parepare, pasukan Westerling pun melakukan aksi serupa di sejmlah wilayah di Sulsel, khususnya Makassar. Sehingga tak heran jika mantan tentara bayaran Inggris ini dijuluki sijagal.


Apa yang dilakukan Westerling di Sulsel merupakan bentuk dari penyebaran teror agar masyarakat menjadi takut. Sebelum ke Makassar, Westerling juga melakukan pembunuhan di Medan dengan cara yang sangat sadis sekali. Sasaran Westerling kata Salim adalah orang-orang yang dianggap ekstremes dan sejumlah perampok. Teror ini sengaja disebarkan agar pembentukan Negara Indonesia Timur bisa diterima tanpa hambatan, karena saat itu Soekarno-Hatta telah memproklamirkan kemerdekaan Indonesia. Kehadiran Westerling bersama pasukannya di Sulsel sebagai upaya pemerintah Belanda untuk memecah belah rakyat Indonesia dan kembali menguasai Indonesia.

Perbuatan Westerling beserta pasukan khususnya dapat lolos dari tuntutan pelanggaran HAM Pengadilan Belanda karena sebenarnya aksi terornya yang dinamakan contra-guerilla, memperoleh izin dari Letnan Jenderal Spoor dan Wakil Gubernur Jenderal Dr. Hubertus Johannes van Mook. Jadi yang sebenarnya bertanggungjawab atas pembantaian rakyat Sulawesi Selatan adalah Pemerintah dan Angkatan Perang Belanda.

Pembantaian tentara Belanda di Sulawesi Selatan ini dapat dimasukkan ke dalam kategori kejahatan atas kemanusiaan (crimes against humanity), yang hingga sekarangpun dapat dimajukan ke pengadilan internasional, karena untuk pembantaian etnis (Genocide) dan crimes against humanity, tidak ada kadaluarsanya. Perlu diupayakan, peristiwa pembantaian ini dimajukan ke International Criminal Court (ICC) di Den Haag, Belanda.

Profil Singkat Westerling

Raymond Pierre Paul Westerling (lahir di Istanbul, Kesultanan Utsmaniyah, 31 Agustus 1919 – meninggal di Purmerend, Belanda, 26 November 1987 pada umur 68 tahun) adalah komandan pasukan Belanda yang terkenal karena memimpin Pembantaian Westerling (1946-1947) di Sulawesi Selatan dan percobaan kudeta APRA di Bandung, Jawa Barat.

Westerling adalah anak kedua dari Paul Westerling (Belanda) dan Sophia Moutzou (Yunani). Westerling dijuluki "si Turki" karena lahir di Istanbul, mendapat pelatihan khusus di Skotlandia. Dia masuk dinas militer pada 26 Agustus 1941 di Kanada. Pada 27 Desember 1941 dia tiba di Inggris dan bertugas di Brigade Prinses Irene di Wolverhampton, dekat Birmingham. Westerling termasuk 48 orang Belanda sebagai angkatan pertama yang memperoleh latihan khusus di Commando Basic Training Centre di Achnacarry, di Pantai Skotlandia yang tandus, dingin dan tak berpenghuni. Melalui pelatihan yang sangat keras dan berat, mereka dipersiapkan untuk menjadi komandan pasukan Belanda di Indonesia.

Seorang instruktur Inggris sendiri mengatakan pelatihan ini sebagai: "It’s hell on earth" (neraka di dunia). Pelatihan dan pelajaran yang mereka peroleh antara lain "unarmed combat" (perkelahian tangan kosong), "silent killing" (penembakan tersembunyi), "death slide", "how to fight and kill without firearms" (berkelahi dan membunuh tanpa senjata api), "killing sentry" (membunuh pengawal) dan sebagainya.

Setelah bertugas di Eastbourne sejak 31 Mei 1943, maka bersama 55 orang sukarelawan Belanda lainnya pada 15 Desember 1943 Sersan Westerling berangkat ke India untuk betugas di bawah Laksamana Madya Mountbatten Panglima South East Asia Command (Komando Asia Tenggara). Mereka tiba di India pada 15 Januari 1944 dan ditempatkan di Kedgaon, 60 km di utara kota Poona.

Pada 20 Juli 1946, Westerling diangkat menjadi komandan pasukan khusus, Depot Speciale Troepen – DST (Depot Pasukan Khusus). Awalnya, penunjukkan Westerling memimpin DST ini hanya untuk sementara sampai diperoleh komandan yang lebih tepat, dan pangkatnya pun tidak dinaikkan, tetap Letnan II (Cadangan). Namun dia berhasil meningkatkan mutu pasukan menjelang penugasan ke Sulawesi Selatan, dan setelah 'berhasil' menumpas perlawanan rakyat pendukung Republik di Sulawesi Selatan, dia dianggap sebagai pahlawan dan namanya membubung tinggi seantero Belanda.

Setelah keluar dari tahanan, Westerling sering diminta untuk berbicara dalam berbagai pertemuan. Dalam satu pertemuan dia ditanya, mengapa Sukarno tidak ditembak saja. Westerling menjawab, "Orang Belanda sangat perhitungan, satu peluru harganya 35 sen, Sukarno harganya tidak sampai 5 sen, berarti rugi 30 sen yang tak dapat dipertanggungjawabkan." Beberapa hari kemudian, Komisaris Tinggi Indonesia memprotes kepada kabinet Belanda atas penghinaan tersebut.

Pada 17 Desember 1954 Westerling dipanggil menghadap pejabat kehakiman di Amsterdam di mana disampaikan kepadanya, bahwa pemeriksaan telah berakhir dan tidak terdapat alasan untuk pengusutan lebih lanjut. Pada 4 Januari 1955 Westerling menerima pernyataan tersebut secara tertulis.

Westerling kemudian menulis dua buku, yaitu otobiografinya Memoires yang terbit tahun 1952, dan De Eenling yang terbit tahun 1982. Buku Memoires diterjemahkan ke bahasa Prancis, Jerman dan Inggris. Edisi bahasa Inggris berjudul Challenge to Terror sangat laku dijual dan menjadi panduan untuk counter insurgency dalam literatur strategi pertempuran bagi negara-negara Eropa untuk menindas pemberontakan di negara-negara jajahan mereka di Asia dan Afrika.

Dikabarkan, Westerling pernah berusaha menjadi penyanyi di Jerman tetapi tidak berhasil, akhirnya pulang lagi ke Belanda dan menjadi penjual buku, juga gagal. Ada yang mengatakan, selama hidupnya ia merasa tidak tenteram dan satu-satunya hiburannya adalah bertemu dengan kawan-kawan lama sesama pasukan Belanda di Indonesia dan mengobrol di restauran.

Pada 26 November 1987, umur 68 tahun di Purmerend, Belanda, Westerling meninggal dunia, mati dengan tenang tanpa pengadilan sebagai penjahat perang.


9 Des 2011

Profil Desa Bone-Bone, Desa Sehat Tanpa Rokok


Profil Desa Bone-Bone

Desa Bone-Bone merupakan sebuah desa terpencil yang terletak di lereng Gunung Latimojong di ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut. Kampung ini dihuni kurang lebih 801 jiwa yang menempati rumah-rumah panggung. Luas Desa sekitar 800 hektar. Kampung Bone-Bone termasuk ke dalam wilayah Desa Bone-Bone (Setelah dipecah dari Desa Pepandingan), Kecamatan Baraka, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Desa Bone-Bone berlokasi di kaki Gunung Latimojong, 1.500 meter dari permukaan laut. Kampung Bone-Bone terletak sekitar 300 kilometer sebelah utara Kota Makassar. Untuk mencapai kampung ini, dari Kota Makassar cukup melewati Ibukota Enrekang, kemudian menuju ke Kecamatan Baraka. Dari Kecamatan Baraka menuju ke Desa Bone-Bone, perjalanan dapat ditempuh dengan menggunakan kendaraan roda empat maupun roda dua dengan jarak tempuh sekitar 50 kilometer.

Kampung ini sangat terkenal sebagai desa tanpa rokok di Kabupaten Enrekang. Suasana antirokok begitu terasa saat memasuki desa tersebut. Tanda larangan merokok langsung terpampang pada baliho besar tepat di gerbang masuk Desa Bone-Bone, Sejumlah papan berisi larangan merokok dan imbauan untuk menjaga kesehatan juga menghiasi sudut-sudut desa. Acara kumpul-kumpul pada malam hari yang biasa dihadiri pemuda dan bapak-bapak tetap berlangsung meskipun tanpa kepulan asap rokok. Mereka hanya mengenakan kain sarung untuk menangkal hawa dingin sambil menyeruput kopi hangat yang disajikan bersama pisang goreng.


Desa bebas rokok, dilarang merokok di desa ini !!!
Pencanangan kawasan bebas asap rokok merupakan inisiatif Kepala Desa Bone-Bone Muhammad Idris (45) pada tahun 2000. Saat itu, ia prihatin dengan banyaknya anak-anak usia SD hingga remaja yang merokok. Pemahaman tentang bahaya merokok sangat minim mereka dapatkan mengingat kebiasaan tersebut dilakukan juga oleh orangtua pada umumnya.

Mantan loper koran yang lulusan IAIN Alauddin itu pun menuangkan program kawasan bebas asap rokok dalam peraturan dusun (Status Bone-Bone baru berubah menjadi desa pada tahun 2008). Meskipun secara tegas telah melarang penjualan rokok di dusunnya, ia masih mengizinkan warga merokok di dalam rumah. Hal ini untuk ”mengompromi” permintaan warga yang keberatan jika larangan merokok langsung diberlakukan di seluruh wilayah.

Setelah tahun 2003, warga tidak boleh lagi merokok di kawasan desa termasuk di rumah. Dalam kurun itu pula, setiap bulan, Idris bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Enrekang mengadakan penyuluhan tentang bahaya merokok bagi kesehatan.

Di sisi lain, toleransi juga berlaku bagi para pendatang saat awal mula penetapan kawasan tanpa rokok. Warga dari luar dusun diperbolehkan merokok selama tiga hari. Namun, mereka akan diminta pulang jika melanggar aturan tersebut. Saat ini pendatang sama sekali tak diperkenankan merokok jika berkunjung ke Desa Bone-Bone.

Secara bertahap, aturan larangan merokok juga disertai dengan sanksi. Warga yang ketahuan merokok di kawasan desa wajib terlibat dalam kegiatan untuk kepentingan umum, seperti pembenahan jalan rusak, pembangunan fasilitas umum, dan pembersihan jalan. Sanksi ini dinilai cocok untuk mendidik warga ketimbang denda berupa uang tunai.

Bahaya merokok kian mendapat perhatian dari warga ketika Hanaki harus menjalani katerisasi jantung pada tahun 2005 di Malaysia. Menurut analisis dokter, penyakit Hanaki yang saat itu berprofesi sebagai tenaga kerja wanita terjadi akibat menjadi perokok pasif selama bertahun-tahun.

Kejadian yang menimpa Hanaki ternyata mengubah pola hidup warga secara signifikan. Selama tiga tahun terakhir, Desa Bone-Bone benar-benar bebas dari asap rokok. Warga mulai dari anak-anak hingga dewasa tak segan menegur siapa pun yang merokok di kawasan desa.

Menurut Idris, upaya mengawasi perilaku warga desa sejauh ini relatif lancar. Kondisi geografis desa yang terletak di dataran tinggi membuat bau asap rokok dapat tercium hingga radius sekitar 200 meter. ”Saya juga tidak khawatir jika ada warga yang nekat merokok di dalam rumah karena anggota keluarga ikut mengontrol,” ungkapnya.

Aturan bebas asap rokok turut memperbaiki kondisi kesehatan warga. Rahmatia, pegawai kesehatan di Desa Bone-Bone, mengatakan, dalam setahun terakhir tidak ada lagi warga yang menderita batuk berdahak akibat kebiasaan merokok. Penyakit influenza yang masih terjadi saat ini pada umumnya dipicu anomali cuaca.

Aturan menanam pohon sebelum menikah

Idris bersama warga juga menyepakati sejumlah aturan lain yang dibuat demi kemajuan desa. Sejak tiga tahun lalu, warga yang ingin menikah wajib menanam minimal lima bibit pohon surian (Toona sureni) di lahan masing-masing. Hal ini bertujuan menjaga kelestarian kayu surian yang biasa digunakan warga setempat sebagai bahan bangunan rumah.

Pembatasan impor unggas mencegah flu burung

Dua tahun berselang, muncul aturan yang melarang warga memelihara atau mengonsumsi ayam broiler. Kebijakan itu dipicu wabah flu burung yang menyebabkan puluhan ayam di Bone-Bone mati. Sejak itulah warga mulai mengembangkan peternakan ayam kampung untuk memenuhi kebutuhan pangan saat bergotong royong membangun rumah ataupun acara syukuran.

Larangan penggunaan Bahan pengawet

Adapun aturan yang membatasi konsumsi makanan berbahan pengawet baru diterapkan mulai tahun 2011 ini. Toko kelontong milik koperasi desa tidak menjual penganan yang mengandung bahan kimia untuk penyedap rasa atau Mono sodium glutamat (MSG). Jajanan untuk anak-anak hanyalah cokelat, biskuit, dan kue buatan warga setempat, seperti wajik, donat, dan dange.

Program makanan tambahan untuk gizi anak

Masing-masing keluarga juga sepakat menyumbangkan uang Rp 3.000 untuk pembuatan bubur kacang hijau setiap bulan. Konsumsi bubur kacang hijau secara teratur diharapkan membantu perkembangan sel otak anak-anak dan menjaga stamina warga yang telah berumur.

Jadi desa sehat percontohan

Upaya yang telah dilakukan warga Desa Bone-Bone mulai menginspirasi beberapa desa di Enrekang, seperti Kendenan dan Kadinge. Kedua desa itu sudah mengukuhkan diri sebagai kawasan tanpa rokok sejak beberapa bulan lalu. Bupati Enrekang, La Tinro La Tunrung, juga berencana memunculkan desa bebas asap rokok lain di Kecamatan Ala dan Anggeraja mulai tahun depan.

”Saya berharap desa lain mengikuti apa yang telah dilakukan warga Desa Bone-Bone,” ujar bupati yang berhenti merokok sejak tiga tahun lalu ini. Pencapaian warga Bone-Bone ini terpilih sebagai salah satu praktik cerdas yang ditampilkan yayasan Bursa Pengetahuan Kawasan Timur Indonesia (BaKTI) dalam Forum KTI V awal November lalu di Ambon, Maluku.

Apa yang telah dilakukan Idris dan kawan-kawan sebenarnya bukan hal baru. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Kota Surabaya sudah lama mendambakan kawasan tanpa rokok di wilayah masing-masing. Namun, warga Desa Bone-Bone menunjukkan bahwa itu hanya dapat dicapai dengan kepemimpinan yang kuat dan komitmen bersama.


Profil Desa Bone-Bone, Desa Sehat Tanpa Rokok Pertama Di Dunia




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...