1 Sep 2013
Kisah Metallica dan Sahabat Indonesianya
17 Agu 2013
Google Doodle Kemerdekaan Indonesia ke-68
Hari ini, 17 Agustus 2013, Google mengganti logonya yang biasa disebut Google Doodle dengan nuansa kemerdekaan Indonesia. Raksasa internet asal Amerika Serikat itu turut merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-68.
Untuk memperingati Hari Kemerdekaan Indonesia pada tahun ini, Google Doodle tampil dengan nuansa Merah Putih dengan lambang Garuda Pancasila yang disematkan pada bagian tengah sebagai pengganti huruf O. Ini adalah tahun kelima bagi Google merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia.
Lupakan Google Doodle. Saya dapat beberapa postingan soal hari kemerdekaan Indonesia, ada yang menyebutnya fakta, tapi bisa jadi hoax, sebagai berikut :
1. Presiden sakit Saat Proklamirkan Kemerdekaan
Pukul 08.00 17 Agustus 1945 yakni 2 jam sebelum pembacaan teks Proklamasi , Bung Karno masih tertidur dikamarnya, di Jl. Pegangsaan Timur No. 56, Cikini, Jakarta. Rasa lemas dan suhu badan tinggi didiagnosa dokter Soekarno saat itu terkena gejala malaria tertiana. Saat dibangunkan oleh sang dokter Dr. Soeharto, beliau mengeluh "Pating Greges". Kemudian akhirnya dokter memutuskan untuk menyuntikan chinineurethan intramusculair dan memberikan pil brom chinine padanya, setelah itu beliau diminta untuk istirahat sejenak agar obat segera bereaksi pada tubuhnya. Pada pukul 09.00 beliau sudah berpakaian rapih dengan baju putih-putih, kemudian menemui sahabatnya, Bung Hatta. Tepat jam 10.00, keduanya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia dari serambi rumah, meskipun seusai proklamir beliau kembali ke kamar karena merasa masih meriang, namun saat itulah awal terjadinya sebuah revolusi.
2.Bendera dari kain Tukang Soto dan Seprai
Jika saat ini bendera negara dibuat dengan seapik-apiknya, hal tersebut jauh berbeda dengan bendera merah putih pertama yang dikibarkan saat proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. Warna putih dari bendera didapat dari seprai tidur Bung Karno sedangkan warna merahnya didapat dari kain tukang soto.
3.Naskah Proklamasi di Temukan di Tempat Sampah
Teks asli naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang ditulis tangan oleh Bung Karno sesungguhnya tidak pernah dimiliki dan didokumentasikan oleh Pemerintah. Naasnya, naskah historis tersebut disimpan dan dijaga dengan baik oleh seorang wartawan BM bernama Diah. Dian mengaku menemukan naskah tersebut dikeranjang sampah di rumah Laksamana Maeda pada 17 Agustus 1945 dini hari. Namun setelah disalin ulang dengan mesin ketik oleh Sajuti Melik pasa 29 Mei 1992, naskah yang telah ia simpan selama 46 tahun itu ia serahkan pada Presiden Soeharto.
4.Soekarno Menghujani Penumpang Pesawat dengan Air seni
Hanya The Founding Father Indonesia-lah yang pernah merasakan mandi dengan air seni. Betapa tidak, sepulangnya dari Dalat, Saigon, Vietnam pada 13 Agustus 1945. Soekarno beserta Bung Hatta, dr. Radjiman, Dr. Soeharto sebagai dokter pribadinya dan seluruh awak pesawat lainnya. Ditengah perjalanan, beliau ingin sekali buang air kecil, namun sayangnya saat itu pesawat belum dilengkapi dengan sarana toilet. Setelah dicari jalan keluarnya, beliau melihat dinding-dinding kecil di badan pesawat, dan disanalah beliau melepaskan hasrat buang hajat kecilnya. Namun karena semburan angin yang begitu kencang, bersemburlah air seni tersut hingga menghujani penumpang.
5.Negatif Dokumentasi Kemerdekaan Diletakan Di Bawah Pohon
Berkat Kebohongan Frans Mendoer, Fotografer yang mendokumentasikan detik-detik menjelang kemerdekaan yang menyatakan pada tentara Jepang bahwa ia tidak meiliki negatif photo tersebut dan sudah menyerahkannya pada Barisan pelopor, sebuah gerakan pelopor. Padahal negatif dokumentasi tersebut sengaja ia tanam dibawah pohon dekat halaman Kantor harian Asia Raja dan sampai saat ini-lah dokumentasi tersebut bisa kita saksikan.
Itulah beberapa hal uniknya, belum saya klarifikasi dan verifikasi. Apakah ini hoax?
9 Agu 2013
Jadwal Liga Inggris MU 2013-2014
Liga Inggris, liga sepakbola paling kompetitif di dunia akan segera dimulai. Berikut ini jadwal pertandingan Setan Merah Manchester United, Juara musim 2012-2013 yang lalu. Jadwal 2013-2014 ini sebelum dilakukan revisi karena berbenturan jadwal pertandingan Liga Champions, Piala FA, dan Piala Liga.
- 17 Agustus 2013, Tandang lawan Swansea City
- 27 Agustus 2013, Kandang lawan Chelsea
- 1 September 2013, T, Liverpool
- 14 September 2013, K, Crystal Palace
- 22 September 2013, T, Manchester City
- 28 September 2013, K, WBA
- 5 Oktober 2013, T, Sunderland
- 19 Oktober 2013, K, Southampton
- 26 Oktober 2013, K, Stoke City
- 2 November 2013, T, Fulham
- 10 November 2013, K, Arsenal
- 24 November 2013, T, Cardiff City
- 30 November 2013, T, Tottenham
- 4 Desember 2013, K, Everton
- 7 Desember 2013, K, Newcastle United
- 14 Desember 2013, T, Aston Villa
- 21 Desember 2013, K, West Ham United
- 26 Desember 2013, T, Hull City
- 28 Desember 2013, T, Norwich City
- 1 Januari 2014, K, Tottenham
- 11 Januari 2014, K, Swansea City
- 18 Januari 2014, T, Chelsea
- 29 Januari 2014, K, Cardiff City
- 1 Februari 2014, T, Stoke City
- 8 Februari 2014, K, Fulham
- 12 Februari 2014, T, Arsenal
- 22 Februari 2014, T, Crystal Palace
- 1 Maret 2014, K, Manchester City
- 8 Maret 2014, T, WBA
- 15 Maret 2014, K, Liverpool
- 22 Maret 2014, T, West Ham United
- 29 Maret 2014, K, Aston Villa
- 5 April 2014, T, Newcastle United
- 12 April 2014, K, Hull City
- 19 April 2014, T, Everton
- 26 April 2014, K, Norwich City
- 3 Mei 2014, K, Sunderland
- 11 Mei 2014, T, Southampton
26 Jul 2013
Profil 10 Pasang Calon Walikota Makassar
2. Supomo Guntur - Kadir Halid,
3. Rusdin Abdullah - M. Idris Patarai,
4. Herman Handoko - Abd. Latif Bafadhal,
5. Erwin Kallo - Hasbi Ali,
6. Tamsil Linrung - Das'ad Latif,
7. Sitti Muhyina M. - Syaiful Shaleh,
8. M. Ramadhan Pomanto - Syamsu Rizal,
9. Irman Yasin Limpo - Busrah Abdullah,
10. Apiati K. Amin Syam - H Zulkifli Gani Ottoh.
25 Jul 2013
Pangeran Baru Kerajaan Inggris
11 Jun 2013
Daftar Kabupaten dan Kota Peraih Adipura Tahun 2013
Program Adipura telah dilaksanakan setiap tahun sejak 1986, kemudian terhenti pada tahun 1998. Dalam lima tahun pertama, program Adipura difokuskan untuk mendorong kota-kota di Indonesia menjadi "Kota Bersih dan Teduh". Program Adipura kembali dicanangkan di Denpasar, Bali pada tanggal 5 Juni 2002, dan berlanjut hingga sekarang. Pengertian kota dalam penilaian Adipura bukanlah kota otonom, namun bisa juga bagian dari wilayah kabupaten yang memiliki karakteristik sebagai daerah perkotaan dengan batas-batas wilayah tertentu.
Peserta program Adipura dibagi ke dalam 4 kategori berdasarkan jumlah penduduk, yaitu kategori kota metropolitan (lebih dari 1 juta jiwa), kota besar (500.001 - 1.000.000 jiwa), kota sedang (100.001 - 500.000 jiwa), dan kota kecil (sampai dengan 100.000 jiwa).
Kriteria Adipura terdiri dari 2 indikator pokok, yaitu:
Indikator kondisi fisik lingkungan perkotaan dalam hal kebersihan dan keteduhan kota
Indikator pengelolaan lingkungan perkotaan (non-fisik), yang meliputi institusi, manajemen, dan daya tanggap.
Berikut adalah daftar kota dan kabupaten se Indonesia yang menerima penghargaan adipura tahun 2013.
Penerima Adipura Kencana 2013
26 Mei 2013
Nenek Pencuri Singkong dan Hakim Hebat
Beberapa waktu belakangan hingga saat ini, dari mulai forum, BBM, twitter sampai di catatan facebook, banyak teman yang mendapat atau bahkan share posting tentang kisah nenek yang dihukum karena mencuri singkong. Dan entah siapa yang menyebarkan cerita ini pertama kali, kisah ini sanggup mengundang rasa empati pembacanya. Apalagi kisah ini seringkali ditambah dengan photo seorang nenek yang berada ditengah suasana pengadilan dan juga mengaitkan dengan nama PT. Andalas kertas yang disebutkan dalam cerita merupakan anak perusahaan dari Group Bakrie.
Empati yang langsung timbul saat membaca kisah ini seringkali melupakan satu hal yang harus kita pertanyakan,"Apakah kisah ini benar-benar terjadi?" silahkan anda yang menentukan jawabannya. Berikut ini kisahnya.
* * * * * * *
Kasus tahun 2011 lalu di Kabupaten Prabumulih, Sumsel (kisah nyata),
…… di ruang sidang pengadilan, hakim MARZUKI duduk tercenung menyimak tuntutan jaksa PU terhadap seorang nenek yang dituduh mencuri singkong, nenek itu berdalih bahwa hidupnya miskin, anak lelakinya sakit, cucunya lapar,….
namun manajer PT Andalas kertas (Bakrie Grup) tetap pada tuntutannya, agar menjadi contoh bag warga lainnya.
Hakim MARZUKI menghela nafas. Dia memutus diluar tuntutan jaksa PU, "Maafkan saya", katanya sambil memandang nenek itu.
”Saya tak dapat membuat pengecualian hukum, hukum tetap hukum, jadi anda harus dihukum. Saya mendenda anda Rp 1 juta dan jika anda tidak mampu bayar maka anda harus masuk penjara 2,5 tahun, seperti tuntutan jaksa PU".
Nenek itu tertunduk lesu, hatinya remuk redam, sementara hakim Marzuki mencopot topi toganya, membuka dompetnya kemudian mengambil & memasukkan uang Rp 1 juta ke topi toganya serta berkata kepada hadirin.
‘Saya atas nama pengadilan, juga menjatuhkan denda kepada tiap orang yang hadir diruang sidang ini sebesar Rp 50 ribu, sebab menetap dikota ini, yang membiarkan seseorang kelaparan sampai harus mencuri untuk memberi makan cucunya, saudara panitera, tolong kumpulkan dendanya dalam topi toga saya ini lalu berikan semua hasilnya kepada terdakwa.”
Sampai palu diketuk dan hakim MARZUKI meninggaikan ruang sidang, nenek itupun pergi dengan mengantongi uang Rp 3,5 juta, termasuk uang Rp 50 ribu yang dibayarkan oleh manajer PT Andalas kertas yang tersipu malu karena telah menuntutnya.
Sungguh sayang kisahnya luput dari pers. Kisah ini sungguh menarik sekiranya ada teman yang bisa mendapatkan dokumentasi kisah ini bisa di share di media untuk jadi contoh hakim berhati mulia.
* * * * * * *
Kisah yang menyentuh, tapi ketika membacanya justru saya rasa ada beberapa kejanggalan di dalamnya, seperti:
#1. Apakah seorang hakim bisa menjatuhkan denda seperti itu?
#2. Uangnya dimasukkan ke toga? Toga siapa? Siapa yang pakai toga?
#3. (harusnya) ini kasus yang luar biasa: rakyat jelata vs Grup Bakrie. Tidak mungkin media tidak mengendus hal ini. Logikanya: Kalau si nenek pergi dengan 3.5 juta (plus dia harus membayar denda 1 juta). Maka dari sumbangan dia dapat 4.5 juta. Kalau setiap orang didenda 50ribu. Maka butuh berapa orang untuk mengumpulakan uang senilai 4,5 juta rupiah? Sebuah sidang yang cukup besar seharusnya. Dan pers tidak ada yang sadar?
Berikut ini data dan fakta kasus ini.
#1. PT. Andalas di Prabumulih tidak memproduksi kertas tapi logam, dan
Grup Bakrie tidak pernah terjun dalam bisnis kertas.
#2. Ada kisah serupa dalam bahasa Inggris di
http://www.snopes.com/glurge/laguardia.asp
Berarti kisah di atas merupakan hasil modifikasi. Selanjutnya, terserah Anda.







